Kamu tidak harus menerima perpisahan ini. Bahkan kamu boleh berharap bahwa perpisahan ini tidak terjadi.
Yang tak boleh kamu lakukan adalah memaksanya kembali.
Ia sudah bahagia, dengan atau tanpa dirimu, toh ia baik baik saja.
Jangan berharap banyak, sesuai nama blogspot nya, penulis nya akan posting cuma saat dia sedang "flu"
Jumat, 26 Oktober 2018
Selasa, 07 Agustus 2018
Untuk mu... Wanita ku
Untukmu, Wanita manis...
Awalnya banyak yang hendak aku tulis.
Lalu tiba-tiba ia bubar, berantakan begitu saja, ketika aku melihat namamu tertulis di ujung surat ini.
Lantas aku menghapusnya, berharap ia tidak mengganggu konsentrasiku menulis surat ini untukmu.
Aku memang sedemikian lemah dan konyolnya. Tapi bolehkan kita menjadi lemah, menjadi seseorang yang tak berdaya di hadapan yang kita cintai?
Awalnya banyak yang hendak aku tulis.
Lalu tiba-tiba ia bubar, berantakan begitu saja, ketika aku melihat namamu tertulis di ujung surat ini.
Lantas aku menghapusnya, berharap ia tidak mengganggu konsentrasiku menulis surat ini untukmu.
Aku memang sedemikian lemah dan konyolnya. Tapi bolehkan kita menjadi lemah, menjadi seseorang yang tak berdaya di hadapan yang kita cintai?
Sabtu, 03 Februari 2018
#16
Hal pertama yang ia ajarkan setelah perpisahan adalah menghapus air mata.
Karena rasa sakit mungkin akan hilang, luka akan sembuh, tapi dendam dan penyesalan akan selalu ada.
Ia abadi, tak peduli sejauh dan secepat apa kamu berlari, sembunyi, dan berkata baik-baik saja.
Kamis, 25 Januari 2018
Akhir nya Kau Hilang
Akhirnya kau pergi dan aku akan menemukanmu di mana-mana.
Di udara dingin yang menyusup di bawah pintu atau di baris-baris puisi lama yang diterjemahkan dari bahasa-bahasa jauh. Di sepasang mata gelandangan yang menyerupai jendela rumah berbulan-bulan tidak dibersihkan atau di balon warna-warni yang melepaskan diri dari tangan seorang bocah.
Di udara dingin yang menyusup di bawah pintu atau di baris-baris puisi lama yang diterjemahkan dari bahasa-bahasa jauh. Di sepasang mata gelandangan yang menyerupai jendela rumah berbulan-bulan tidak dibersihkan atau di balon warna-warni yang melepaskan diri dari tangan seorang bocah.
Sabtu, 20 Januari 2018
Kau harus percaya Karma itu ada
Akan ada saatnya, dia yang selalu mengemis dan meminta kamu mencintainya, berada dalam titik penyesalan terdalam.
Dia menyesali pengorbanannya untukmu, dia menyadari ketololannya karena terlalu mencintaimu, dia memahami betapa tidak pekanya perasaanmu padanya.
Dia menyesali pengorbanannya untukmu, dia menyadari ketololannya karena terlalu mencintaimu, dia memahami betapa tidak pekanya perasaanmu padanya.
Langganan:
Komentar (Atom)